Peliputan Mendalam (Investigative Reporting)
Oleh: Daru Priyambodo, Redaktur Pelaksana Tempo News Room
Laporan investigasi memang bukan berita “hard-news” biasa seperti sering kita lihat di halaman depan koran-koran. Laporan investigasi berisi pendalaman (indepth) atas suatu fakta, peristiwa. Ia tidak terlalu terikat oleh deadline, bahkan ia tidak terlalu tergantung pada newspeg (momentum) suatu peristiwa.
Itu berarti, investigasi memiliki beberapa “kemewahan” yang tidak dimiliki oleh berita hardnews biasa. Karena tidak terikat deadline, maka investigasi bisa ditulis secara lebih leluasa. Tapi “kemewahan” ini harus ditebus dengan sesuatu yang tidak mudah: investigasi harus kaya dengan data, fakta, dan temuan-temuan baru!
Mengapa investigasi dibutuhkan? Karena selalu ada kebohongan dan itu harus dibongkar demi kepentingan publik! Kebohongan bisa tersebar di mana-mana. Bisa berasal dari pejabat yang melaporkan keberhasilan program departemennya; dari perusahaan X yang melaporkan betapa aman produknya bagi masyarakat; dari tokoh politik yang mengaku mendapat hibah dalam daftar harganya; dari sekolah yang diam-diam memberi ajaran sesat pada anak muridnya. Pendek kata, ada penyelewengan, penutupan informasi oleh seseorang atau lembaga.
Download artikel peliputan mendalam (Investigative Reporting) selengkapnya (PDF)

September 8th, 2009 at 6:09 am
[...] Baca artikel selengkapnya | Download artikel dalam format PDF [...]