Daftar Peserta Kompetisi Esai 2009 per-tanggal 30 september 2009 15:30 WIB

30 September 2009

Dikarenakan banyaknya peserta maka proses update daftar peserta sedikit terhambat, dan kami akan mengusahakan untuk melakukan update daftar peserta setiap 1 jam. berikut adalah daftar peserta kompetisi esai 2009 yang telah berhasil kami rekap, data berikut telah kami urutkan berdasarkan nama peserta.

NO NAMA JUDUL PERGURUAN TINGGI KOTA
1 Aan Hunaifi The Young Leadpreneur Universitas Airlangga Surabaya
2 ABD.GAFUR NASIONALISME, KOMITMEN YANG DISERTAI AKSI Universitas Airlangga Surabaya Surabaya
3 Abdul Gafur Konsolidasi Nusantara Dalam Konteks Integrasi Kawasan: Konsensus Demokratik, Nasionalisme Ekonomi, Dan Persatuan Rakyat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Makassar SULSEL Makassar
4 Abdul Hadi Bahasa Indonesia, di Mana-Mana Ada? STAIN Cirebon Cirebon
5 Abdul Majid Adinusa Untuk Manusia Indonesia Sesungguhnya Institut Pertanian Bogor Bogor
6 Abdul Rachman Pemimpin Sejati Memimpin Dengan Hati Universitas Tanjungpura Pontianak
7 Abdul Rokhim Melihat kembali Nasionalisme melalui Angkringan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Yogyakarta
8 Abdullah Sani Menggagas Ekonomi Kreatif Untuk Indonesia Universitas Bandar Lampung, Lampung Lampung
9 Abi Burhan Koperasi tergilas “Hypermarket” Universitas Sriwijaya Palembang Palembang
10 Acep Usman Abdullah LSM Oleh Kaum Muda Sebagai Wadah Improvement Kepemimpinan Bangsa Institut Pertanian Bogor Bogor
11 Achmad Anwar Sanusi Pemuda, Organisasi dan Nasionalisme IAIN Sultan Maulana Hasanudin Banten
12 Achmad Choirudin Demi Nasionalisme, Panggil Aku Putra Daerah Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
13 Adam Muhshi Mengawal Penegakan Supremasi Hukum dengan Gerakan Kritis Konstruktif Konstitusional Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi – Lembaga Administrasi Negara (STIA – LAN) Bandung
14 Adam Muhshi Berguru pada Malaysia Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi – Lembaga Administrasi Negara (STIA – LAN) Bandung
15 Ade Galang Kusuma Olahraga, Teknologi dan Cultural Engineering Universitas Diponegoro Semarang Semarang
16 ADE SURYA ISKANDAR NASIONALISME:EKONOMI KREATIF BUKAN PERANG TARIF
17 Adhito Harinugroho Another Indonesia Is Possible Universitas Katolik Parahyangan Bandung
18 Adi Kurniawan Dimensi Budaya Global dan Respon Nasionalisme AMIK BSI Purwokerto Purwokerto
19 Aditiya Mahendra Generasi Muda berkualitas yang Cinta Tanah Air Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Yogyakarta
20 Adnan Firdausha Nasionalisme Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Yogyakarta
21 Adrianto Pemuda Solusi Pemimpin Indonesia ke Depan Universitas Negeri Padang Padang
22 Afrin Aku, Indonesia dan Pemimpin Indonesia Universitas Islam Negeri Jakarta Jakarta
23 Agoes harnowo Bhinneka Tunggal Ika, Nasionalisme dalam Cangkang Sempit Bernama SARA Universitas Gajah Mada Yogyakarta Yogyakarta
24 Agung Gunawan PERMUDAAN NASIONALISME VERSI “DARAH MUDA” INDONESIA UNTUK JIWA YANG MUDA Institut Pertanian Bogor Bogor
25 Agung Tri Wibowo Pengaruh Era Globalisasi pada Semangat Nasionalisme Universitas Negeri Semarang Semarang
26 Agus Arifin Makna Budaya, bangkitkan nasionalisme negeri 1000.000 pesona Universitas Brawijaya Malang Malang
27 Agus Rois Memaknai Nasionalisme dalam Demokrasi dalam Masyarakat Risiko: Berkat atau Laknat? Universitas Gajah Mada Yogyakarta Yogyakarta
28 Agustynus Manik Evolusi dan Toleransi atas Perbedaan Budaya Universitas Katolik Santo Thomas Medan
29 AHMAD JUWARI INDONESIA (BELUM) MERDEKA Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Yogyakarta
30 Ahmad Mukhrish Memandang ke Depan Universitas Sebelas Maret Surakarta Solo
31 Ai Nopia Sandi Mozaik Indonesia Ragam Budaya Bangsaku Universitas Padjadjaran Bandung Bandung
32 Aidil Ekonomi Kreatif
33 Ainur Rohmah Mempertahankan ”Menjadi Indonesia” di Pondok Pesantren Universitas Gajah Mada Yogyakarta Yogyakarta
34 Aldilla Dhika Velarasi KKN: KENYATAAN KEHIDUPAN NEGARA Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Yogyakarta
35 Alex Saba Ekonomi Kreatif dan Budaya Perusahaan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Yogyakarta
36 Alexander Aso Upaya Rekonsiliasi Demi Meretas Indonesia Jaya Universitas Tadulako Palu Palu
37 Alfan Jamil Tunjukkan Jati Diri Bangsa dengan Aneka Industri Kreatif Universitas Negeri Malang (UM) Malang
38 Ali Tokhfa Nasionalisme; Antara Harapan dan Keyakinan Mewujudkan Nilai Moral Pancasila dalam Kehidupan Universitas Muhammadiyah Purworejo Purworejo
39 Ana Shofi Ani Nasionalisme Bukan Sekedar Simbolis Kosong Yang Tak Bertuan Universitas Diponegoro Semarang Semarang
40 Andra Anggrawijaya Membangun Ekonomi Kreatif dengan Penyediaan Akses Informasi Universitas Surabaya Surabaya
41 Andri Mulia Integritas Karakter Pemimpin Sang Ratu Adil dalam Usaha Menumbuhkan Kepercayaan Anggota Pada Model Interaksi Leader-Member Institut Teknologi Bandung Bandung
42 Andria G.P. Perjalanan Nasionalisme Bangsa Indonesia Universitas Padjadjaran Bandung Bandung
43 Andrico Immanuel Membangun Semangat Nasionalisme dalam Kebudayaan Bangsa Institut Pertanian Bogor Bogor
44 Androuw Hilman Mungkur From Zero to Hero Universitas Indonesia Jakarta Jakarta
45 Andry Chandra Untuk Perubahan Universitas 19 November Kab Kolala, SULTRA Sulawesi Tenggara
46 Andy Shabet Revolusi Bumi SOS Universitas Bung Karno Jakarta Jakarta
47 Angga DM Urgensi Nasionalisme Pemuda di Era Globalisasi Budaya Universitas Negeri Padang Padang
48 Angga Prasetyawan Industri Kreatif Berbasis Warisan Budaya Perwujudan Intelektualitas Bangsa yang Bernasionalisme Universitas Indonesia Jakarta Jakarta
49 Ani Rufaida Pudarnya Pesona Budayaku STAI Mathali’ul Falah. Pati Jateng Pati
50 Anindita Gustiwati Harga suatu Nasionalisme di Kebudayaan Indonesia Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Yogyakarta
51 Anita Lusiya Dewi INDIVIDU MANDIRI YANG BERKARAKTER MERUPAKAN ASET TERBESAR BANGSA YANG MAJU Institut Pertanian Bogor Bogor
52 ANNISA RISTIANA Ekonomi kreatif digengam oleh para wirausaha muda Universitas Tadulako Palu
53 Anton Setiawan Perenungan Antara Manifestasi dan Esensi Universitas Katolik Parahyangan Bandung
54 Aprikie Putera Wijaya Mahasiswa: Pejuang dan Abdi Masyarakat Institut Pertanian Bogor Bogor
55 Arga Yudia Putra Merobek Bangsa dengan Penaku STMIK Amikom Yogyakarta Yogyakarta
56 Arga Yudia Putra Saya dan Media Kapital STMIK Amikom Yogyakarta Yogyakarta
57 ARI KISWANTO NASIONALISME BERKEBANGSAAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA Malang
58 Arif Darmawan Ekonomi Kreatif Sebagai Pilar Kemandirian Ekonomi Bangsa Universitas Sebelas Maret Surakarta Solo
59 Arif Gunawan PENGAKARAN NILAI BUDAYA DALAM PENDIDIKAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN NASIONALISME Universitas Indonesia Jakarta Jakarta
60 Arif Saefudin Yudistira Menggairahkan Nasionalisme Melalui Pertunjukan Seni dan Budaya Universitas Muhammadiyah Surakarta Solo
61 Ariffadhana MS Belajar Lebih Menjadi Indonesia Universitas Brawijaya Malang Malang
62 Arifuddin Hamid Kepemimpinan Pemuda Dalam Bingkai Reformasi (Sebuah Keharusan Zaman dalam Potret Pragmatisme Akut) Universitas Indonesia Jakarta Jakarta
63 Arini Hapsari Katakan Iya pada Rayuan Zamrud Khatulistiwa yang Nyata, Bukan Blur ! Universitas Padjadjaran Bandung
64 ARIO CONDRO M MENINGKATKAN rasa NASIONALISME LEWAT PENGELOLAAN dan pencitraan BUDAYA UNIVERSITAS SEBELAS MARET Solo
65 Aris Rinaldi Nasionalisme, Karya Nyata bukan karya kata Institut Teknologi Bandung Bandung
66 Arya Budi Reposisi Organisasi Mahasiswa Daerah Universitas Gajah Mada Yogyakarta Yogyakarta
67 Arya Budi Formulasi Seleksi+Modal Personal=Pemimpin Bangsa Universitas Gajah Mada Yogyakarta Yogyakarta
68 Asfi Hasanah Miladitya BERI AKU 10 PEMUDA, AKAN KUGONCANG INDONESIA! Unesa Surabaya
69 Assed Lussak PEMIMPIN TIGA DIMENSI Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
70 Atik Muttaqin Optimalisasi Peran Media dalam Melestarikan Budaya Bangsa Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
71 Aulia Khasanah Kompetisi Esai Mahasiswa 2009 Universitas Negeri Jakarta Jakarta
72 Ayat Maulana Implementasi Peranan Pemuda Ibukota Sebagai Calon Pemimpin Masyarakat di Masa Depan Universitas Indonesia Jakarta
73 Azmy Basyarahil Mentalitas Berkelimpahan (Abundance Mentality): Syarat Utama Membentuk Pemimpin Masa Depan Universitas Gajah Mada Yogyakarta Yogyakarta
74 Azwar Khalid Trasformasi Sosial Menuju Nasionalisme Universitas Syiah Kuala Banda Aceh Banda Aceh
75 B.Bagus Praba Kuncara Membangkitkan Bangsa dengan Pancasila Institut Pertanian Bogor Bogor
76 Bagus Abdurrahman Wahid Ekonomi Kreatif Masa Depan Perekonomian Indonesia Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Yogyakarta
77 Bambang Nordiansyah Resep Menyehatkan Kepemimpinan Nasional Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Yogyakarta
78 Bambang Nordiansyah NASIONALISME INDONESIA DAN SANDAL JEPIT Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
79 Bangun Imam Santoso Nasionalisasikan Pemuda, Menjadi Pemimpin Masa Depan Indonesia Universitas YARSI Jakarta Jakarta
80 Bayu Wardhana Indonesia di Beranda Rumah Kita Universitas MercuBuana Yogyakarta Yogyakarta
81 Benget Simanullang BORN TO BE A LEADER Universitas Indonesia Jakarta Jakarta
82 Bennediktus Obon PLURALITAS: TANTANGAN KEUTUHAN NKRI? Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero Maumere
83 Benny Beatus Wetty Nasionalisme yang Membumi dalam Keberagaman Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta
84 Bergita Paskalina P. Lejo Menyiasati Globalisasi untuk Membangun Nasionalisme Kita Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Yogyakarta
85 Budi Utomo Nasionalisme Produk Pangan Lokal Universitas Sebelas Maret Surakarta Solo
86 Catur Wiyogo Serat Tripama, Nasionalisme dan Kita ISI Surakarta Solo
87 Catur Wiyogo Energi Kehidupan Dusun Tutup Ngisor ISI Surakarta Solo
88 Catur Wiyogo Membangun Entitas Generasi Muda demi Masa Depan Bangsa Yang Berkualitas ISI Surakarta Solo
89 Chemi Martin Punggar Membudayakan Budaya Sadar Berkonstitusi dan Budaya Hukum Universitas Sriwijaya Palembang SUMSEL Palembang
90 Christina Wiseno Nasionalisme di Mata Saya STIE Budhi Tangerang Tangerang
91 Citra Eka Permatasari Menjadi Indonesia: Sebuah Kerinduan Universitas Negeri Surabaya Surabaya
92 Consistania Demawati Nasionalisme = Cinta Tanah Air = Patriotisme Institut Teknologi Nasional -Bandung Bandung
93 Crasella Corneles Si Tou Timou Tumou Tou UNIVERSITAS KRISTEN PETRA Surabaya
94 Dahlia Ilinda Pemimpin Sosial Bagi Bangsaku Universitas Gajah Mada Yogyakarta Yogyakarta
95 Dana Hasibuan Pariwisata Sebagai Terobosan Baru dalam Membangkitkan Rasa Bangga akan Keberagaman Universitas Gajah Mada Yogyakarta Yogyakarta
96 Danang Ristu Nugroho Japan: The King of Revolution From Asia Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya Surabaya
97 Danang Ristu Nugroho Nasionalisme, Genarasi dan Tantangan Masa Depan Indonesia Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya Surabaya
98 Danang Teguh Prasetya Menyelamatkan Indonesia Melalui Young Positive Communities (Berdasar Minat dan Bakat) Universitas Brawijaya Malang Malang
99 DAVID RICKARDO GULTOM H1N1 UNTUK MENJADI PEMIMPIN PELAYAN MASYARAKAT Universitas Brawijaya Malang Malang
100 Dea Melina Menuju Indonesia Mandiri Universitas Padjadjaran Bandung Bandung
101 Deasy N. A. Pasaribu Garuda Bilang Kembalikan Budayaku Politeknik Negeri Ujung Pandang Makassar
102 Dedi Hariyanto NASIONALISME DI MATA SAYA DALAM SUDUT PANDANG KEPEMIMPINAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA Yogyakarta
103 Dedi Marluga Nasionalisme Yang Tak di Kenal Institute Teknologi Bandung Bandung
104 Dedi Palamea PERSAUDARAAN DI NEGERI 45 Universitas Negeri Manado Manado
105 Delfis Ditti Nasionalisme Bukan Program Tapi Proses Pembudayaan Universitas De La Salle Manado SULUT Manado
106 Deli Safithri Menjadikan Indonesia Layaknya Lukisan Melalui Kepemimpinan dan Nasionalisme yang Sesungguhnya Politeknik Pos Indonesia Bandung JABAR 40151 Bandung
107 Deska Geudamus Berikanlah Kami Mesiu, Senapan dan Api Dari Sebuah Perjuangan
108 Dessy Jayanti Penanaman Nasionalisme Melalui Metode GBN Plus-Plus Universitas Padjadjaran Bandung Bandung
109 Dewi Octaviany INDUSTRI PANGAN STRATEGIS DENGAN MENGOPTIMALKAN POTENSI ANAK JALANAN: MODEL INDUSTRI NASIONALIS BUKAN KAPITALIS Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
110 Dewi Okta Anggraini Pemudaku Mahasiswa Indonesia Universitas Sebelas Maret Solo Solo
111 Dewi Oktaf Puspita Nasionalisme Generasi Muda Penerus Bangsa IKIP PGRI Bojonegoro Bojonegoro
112 Dewika Angganingrum Sebuah Cara Sederhana Yang Ditunjukkan oleh Masyarakat Petulu untuk Menjadi Seorang Indonesia Universitas Indonesia Jakarta Jakarta
113 Dian Handayani Sejarah Dalam Kaitannya Menjadi Manusia Indonesia Yang Demokratis Universitas Gajah Mada Yogyakarta Yogyakarta
114 Dimas Muhamad Jiwa Raga kami Universitas Katolik Parahyangan Bandung
115 Dina Putri Elok Nugraha N Kapital Untuk Nasionalisme Politeknik Manufaktur Negeri Bandung Bandung
116 Dito Anurogo Menjadi Dokter Cahaya UNISSULA Semarang Semarang
117 Dizar Al Farizi Membumikan Kecerdasan Berbudaya di Bumi Indonesia Universitas Negeri Jember Jember
118 Dodi Faedlulloh Menghapus Sikap Nasionalisme Musiman Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Purwokerto
119 Durakman Bin Salka INDONESIA MISKIN KOTA-MISKIN DESA Universitas Muhammadiyah Cirebon Cirebon
120 Dwi Cahyo Purno Utomo Pemuda Sekarang, Pemimpin Hari Esok UNISSULA Semarang Semarang
121 Dzikry Rohdyansah Tak Ada Yang Berubah Universitas Mercubuana Jakarta Jakarta
122 Dziky Jauharul Fikry Bangkitnya rasa percaya diri = Bangkitnya jiwa nasionalisme UIN Syarif HIdayatullah Jakarta Jakarta
123 Edy Sujendro Memahami Nasionalisme yang Merupakan Anugrah Tuhan Ditinjau Dalam Sejarah Dari Segi Kepemimpinan Dan Ekonomi
124 Efa Hanafiah Indonesia di Mataku Akademi Kebidanan YPSDMI Garut Jabar Garut
125 Eka Khairani Hasibuan Menjadi Indonesia Universitas Negeri Medan Medan
126 Eka Rachma Kurniasi Kemandirian Kreatif dan Peluang Usaha Universitas Pasundan Bandung Bandung
127 Eka S Saputra Sepetak Tanah untuk Nasionalisme Universitas Gajah Mada Yogyakarta Yogyakarta
128 Eko Siswanto Mereka Pahlawanku Universitas Indonesia Jakarta Jakarta
129 ELIAS KIPOTA PETEGE Penegakan Keadilan di Papua Membentuk Kemanusian Indonesia UNIVERSITAS SAINS & TEKNOLOGI PAPUA Jayapura
130 Ellys Shinta Safitri Budaya
131 Ellys Shinta Safitri Ekonomi Kreatif
132 Ellys Shinta Safitri Kepemimpinan
133 Emal Zain MTB Nasionalisme adalah Mengenal Diri Sendiri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
134 Endra Yuafanedi Arifianto Mempersiapkan Kepemimpinan Muda Berbasis Imtak Dan Iptek Dalam Membangun Nasionalisme Bangsa Universitas Brawijaya Malang
135 Enur Nursyamsi Ekonomi Kreatif di Indonesia Universitas Paramadina Jakarta Jakarta
136 Era Yuwono PERLUKAH KITA SALING MENYALAHKAN STAN Jakarta Jakarta
137 Erick Saepul Mubarok Nasionalisme Kutu loncat Institut Pertanian Bogor Bogor
138 Erlinda Khoirunisa Appreciated For Indonesia
139 Ermawanto NASIONALISME: ANTARA MBAH SURIP, KAKAKKU, DAN INDONESIA Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Yogyakarta
140 Ermawanto NASIONALISME KREATIF VIA EKONOMI KREATIF Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Yogyakarta
141 Erny Ratnawati Supporting power terhadap Produk Lokal dalam Negri Universitas Sebelas Maret Surakarta Solo
142 Evi Asmarawati Menuju Pemimpin yang Paripurna Universitas Negeri Malang Malang
143 Ezra Halleluyah Awang Nasionalisme khas Indonesia ya kami siap Universitas Padjadjaran Bandung Bandung
144 Fadli Umam Kepemimpinan Sebagai konsep, Sebuah Ironi dalam Realita Peradaban Bangsa Politeknik Negeri Jakarta Jakarta
145 Fadlilatul Arofah MENGGAGAS TEOLOGI BARU NASIONALISME INDONESIA Universitas Trunojoyo Madura Madura
146 Fahmi Firmansyah Budaya Sebagai Identitas Suatu Bangsa Universitas Indonesia Jakarta Jakarta
147 Fahrudin Nasionalisme di Mata Saya Universitas Djuanda Bogor Bogor
148 Faisal Syafyar Nasionalisme: kunci Utama Menjadi Bangsa Yang Besar
149 Fajar Chandra Ginting Nasionalisme di Mata Saya, dalam Konteks Budaya IBI Darmajaya, Bandar Lampung Bandar Lampung
150 Fajar Fitrah I’M THE NEXT LEADER UNIVERSITAS PADJADJARAN Yogyakarta
151 Fajar Sofyantoro Penyederhanaan Sejarah, Sebuah Resistor Interpretasi Nilai-nilai Kebangsaan Universitas Gajah Mada Yogyakarta Yogyakarta
152 Fajri Achmad Nasionalisme Merupakan Jiwa Pemuda Bangsa Universitas Diponegoro Semarang Semarang
153 Fakhri Zakaria Nasionalisme Asyik Lewat Musik Universitas Gajah Mada Yogyakarta Yogyakarta
154 Fallisa ananda putri Sesederhana Upacara Bendera Universitas Indonesia Jakarta
155 FANDITIUS Industri Kreatif Berbasis Budaya dan Jati Diri Bangsa UNIVERSITAS LAMPUNG Lampung
156 Fanny Rosbiana Mandiri untuk Indonesia Universitas Bina Nusantara Jakarta
157 Fanny Yusuf Irawan Menjadi Pahlawan Universitas Pekalongan Pekalongan
158 Fanny Yusuf Irawan Terimakasih Malaysia Universitas Pekalongan Pekalongan
159 Farhaan Muhammad Ridwan Menyikapi Realitas Kebijakan Pemerintah Terhadap Masyarakat UNPI Cianjur Cianjur
160 Fatchul Anam Nurlaili Meningkatkan Nasionalisme Melalui Pengenalan (Kembali) Pangan Tradisional Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Yogyakarta
161 Fathahillah Haviedz Amrulloh Nasionalisme di Mata Saya Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Yogyakarta
162 Fathia Lestari Membangun Sejarah Masa Depan, Mewujudkan Nasionalisme Indonesia Universitas Padjadjaran Bandung
163 Fatkhur Rahman Tawuran Antar Pelajar : Fenomena “Terorisme” Dalam Jagad Pendidikan Indonesia Institut Teknologi Bandung Bandung
164 Felix Wisnu Handoyo Peranan Ekonomi Kreatif Memupuk Nasionalisme dalam Perekonomian Indonesia Universitas Gajah Mada Yogyakarta Yogyakarta
165 Fera Amelia ETOS KERJA ABDI DALEM DI MAKAM RAJA-RAJA IMOGIRI SEBAGAI TELADAN PEKERJA MASA KINI Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
166 Ferdinand Tri Wibiwo Menjadi Indonesia Universitas Kristen Duta Wacana Yogya Yogyakarta
167 Filipaul H.I. Mandey Mengikis Korupsi dengan Nasionalisme
168 Firdaus Putra Aditama Menjadi Indonesia Bersama Masyarakat Universitas Soedirman Purwokerto Purwokerto
169 FIRMAN SYAH “MENJUAL” BATAM DENGAN DOLLAR UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIEF KASIM RIAU Riau
170 Fitria Ardianyah Dari Pemilu Kampus Hingga Pemilu Nasional Universitas Jember JATIM Jember
171 Fredi Wally Masyarakat Dunia dalam Era Globalisasi di Indonesia Institut Pemerintahan Dalam Negeri Bandung
172 Fridawati Rosalina Tambunan NASIONALISME KEPEMIMPINAN Universitas Negeri Medan Medan
173 Fuad Hasan Nawawi UPAYA MENGOPTIMALKAN EKONOMI KREATIF INDONESIA POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA Surabaya
174 Galeh Akbar Tanjung Di Balik Senyum Suram Wajah Budaya Bangsa Universitas Widya Gama, Mahakam, Samarinda, KALTIM Samarinda
175 Galih Andreanto Menggagas Kebangkitan Identitas Nasional Universitas Padjadjaran Bandung Bandung
176 Geraldus Danistya Kaloka Putra Nasionalisme dan Pendidikan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Yogyakarta
177 Gibran Huzaifah Amsi El Farizy MERANCANG PENDIDIKAN FORMAL BERBASIS KEPEMIMPINAN Institut Teknologi Bandung Bandung
178 Gigih Prihantono Membangun Karakter Nasional Yang Berdasarkan Dengan Semangat Bahari dan Konsep Manunggaling Kawulo Gusti Universitas Airlangga Surabaya Surabaya
179 Gigih Prihantono Membangun Karakter Nasional Yang Berdasarkan Semangat Bahari dan Konsep Manunggaling Kawulo Gusti Universitas Airlangga Surabaya Surabaya
180 Goklas M. H. T Indonesia untuk Semua_Membangun Bangsa Yang Adil dan Mandiri dengan (Lebih) Peduli Kepada Kaum Difabel Institut Teknologi Bandung Bandung
181 GREGORIUS ABANIT ASA MAHASISWA SEBAGAI PEMIMPIN MASA DEPAN Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
182 GREGORIUS ABANIT ASA PROPINSI NTT BUKAN PROPINSI MISKIN Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
183 Grini Priyanti MENTAL POSITIF SEBAGAI AWAL PEMBANGUNAN BANGSA Universitas Muhammadiyah Jakarta Jakarta
184 Habibie M Waly Teroris di Indonesia Banda Aceh
185 Hafandri joen Memasarkan Nasionalisme Melalui si ‘Kotak Hitam’ Universitas Negeri Padang Padang
186 Hairul Ironi Negeri Bernama Indonesia Universitas Bandar Lampung, Lampung Bandar Lampung
187 Hairul Saleh Kearifan lokal untuk Masa Depan Nasionalisme Universitas Mataram Mataram
188 Hando Mersa Konteks Budaya dalam mendukung Nasionalisme STIKOM DB Jambi Jambi
189 Haniel Chandra Pranatha Pemimpin Diri Sendiri Universitas Ma Chung Malang Malang
190 Happy Dwi Wardhana Negeri Tas Plastik Universitas Negeri Jember Jember
191 Harianto Nasionalisme Etnis Tionghoa yang Diragukan Universitas Bangka Belitung Bangka
192 Hariyanto NASIONALISME DI MATA SAYA Universitas Mercu Buana Jakarta
193 Harris Setyo Fernanto Mencari Superman – Superman Indonesia Universitas Indonesia Jakarta
194 Harry Tri Atmojo Aksomo KEMBALIKAN SEMANGAT NASIONALISME SERTA RASA PERSATUAN dan KESATUAN KITA UNTUK INDONESIA YANG LEBIH BAIK Institut Pertanian Bogor Bogor
195 Harrys Pratama Teguh ekonomi kreatif harus memberikan dampak yang positif IAIN Sultan Maulana Hasanudin Banten Banten
196 Harrys Pratama Teguh Membangun Ekonomi Kreatif dengan kerja keras dan waktu yang lama IAIN Sultan Maulana Hasanudin Banten Banten
197 Harrys Pratama Teguh Tugas pemuda dalam membangun Bangsa & Negara IAIN Sultan Maulana Hasanudin Banten Banten
198 Hartati Saatnya Indonesia Bangkit Dari Krisis Ekonomi STKIP PGRI Banjarmasin Banjarmasin
199 Helmi Nurjamil Nasionalisme Indonesia Dahulu Sekarang dan yang akan Datang Universitas Padjadjaran Bandung
200 Hendi Wijaya KEPEMIMPINAN DILANDASI TEORI BHINEKA TUNGGAL IKA. STMIK Dharma Putra Tangerang
201 Herman Ayanto Kufeu Membedah Individualistik Membangun Budaya Kekitaan
202 Hermawan Febriansyah Pemuda Menantang Modernitas dan Kapitalisme Universitas Gajah Mada Yogyakarta Yogyakarta
203 Heru Triyono Wujudkan Bhineka Tunggal Ika Seutuhnya Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
204 Hironimus Nitsae Pemimpin Pelayan Sejati Universitas Katolik Widya Mandira-Kupang-NTT Kupang
205 I Rendy Ichsan Hermawan MENCIPTAKAN PEMIMPIN ALA AYAS! Universitas Brawijaya Malang Malang
206 I Rendy Ichsan Hermawan BERAKSI KREATIF UNTUK INDONESIA Universitas Brawijaya Malang Malang
207 Ida Bagus Adi Anditayana NASIONALISME DI INDONESIA ANTARA PERAYAAN DAN PERWUJUDAN Institut Pertanian Bogor Bogor
208 Iik Fastabiqul Khoirot Nasionalisme Dari Sudut Pandang Budaya STAIN Cirebon Cirebon
209 Ika Amaliyah Wajah Indonesia Universitas Padjadjaran Bandung Bandung
210 Ika Arum Ambarwati Beraspirasi dengan “Wangi” Akademi Komunikasi Radya Binatama, Yogyakarta Yogyakarta
211 Ika Indah Lumbantoruan CUKUP, MUTLAK DAN LENGKAP Universitas Padjadjaran Bandung Bandung
212 Ika Indah Lumbantoruan PENGAMEN (DAN) MAHASISWA Universitas Padjadjaran Bandung Bandung
213 Ika Juniawati P GENERASI MUDA: BUDAYA DAN NASIONALISME Universitas Sriwijaya Palembang Palembang
214 Iksani Menjadi Pemimpin Muda Yang Sukses Institut Pertanian Bogor Bogor
215 Ilham Distorsi Budaya Bangsa dan Cara Mengatasinya Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Surabaya
216 Ilham Akbar Rao Pahlawan Tragis Untuk Indonesia Universitas Islam Negeri Jakarta Jakarta
217 Inasa Kamila Mengenalkan Wajah Indonesia melalui Seri Novel Nusantara Universitas Indonesia Jakarta Jakarta
218 Indah Puja Ningrum Klaim Budaya, Salah Siapa STIKes A. Yani Cimahi, Bandung Bandung
219 Indah Putri Thalitta Melahirkan Entrepreuneur Muda Melalui Jenjang Pendidikan Formal di Indonesia Universitas Indonesia Jakarta
220 Irfansyah Tinjauan Semangat Nasionalisme dengan Bingkai Kearifan Lokal aceh Unsyiah Banda Aceh Banda Aceh
221 Irma Nurmalasari Mengikis Budaya Hidup Glamour dalam Benak Jiwa Nasionalisme Bangsa Indonesia Universitas Negeri Surabaya Surabaya
222 Irna Bontor Febyola Menerapkan Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila sebagai Salah Satu Upaya Menuju Kebangkitan Nasionalisme Institut Pertanian Bogor Bogor
223 Irvan Supradana Membangun Citra Bangsa dengan Budaya Institut Teknologi Bandung Bandung
224 Irvan Timotius Pemimpin Masa Depan Universitas Indonesia Jakarta Jakarta
225 Iryan Ali Herdiansyah Intelektualisme dan Altruisme untuk Kepemimpinan Indonesia Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Yogyakarta
226 Iryan Ali Herdiansyah Cerita Rakyat dan Cita-cita Kebudayaan Nasional Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Yogyakarta
227 Isep Ahmad Syahid hamdani SUPORTER INDONESIA Sekolah Tinggi Agama Islam Baitul Arqom Bandung
228 Ishack S. Sonlay MINTJE DAN NASIONALISME LUGU : TANPA PRETENSI UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDIRA Kupang
229 Iska Novi Udayani PEMBEBASAN NASIONALISME YANG ‘TERJEPIT’ MELALUI ALTERNATIF “PENDIDIKAN KAUM TERTINDAS” BAGI GENERASI MUDA Universitas Udayana Bali Denpasar Bali
230 Ismi Y Gatari Kepribadian Bangsa, Kekayaan yang Tak bisa Dijarah Universitas Pendidikan Indonesia Bandung Bandung
231 Ismu adi Membangun bangsa dengan budaya (Indonesia) IAIN Ar-Raniry Banda Aceh SYIAH KUALA Banda Aceh Banda Aceh
232 Ismun Nisa Nadhifah Ikhlas Bakti Bina Bangsa Tonggak Revolusi Sejati Indonesia Universitas Islam Negeri Sunan Kali Jaga Yogyakarta Yogyakarta
233 Ita Khoiriyah MEMBUMIKAN INDUSTRI PRIBUMI AKRB jurusan broadcasting Yogyakarta
234 Jainal Abidin Membangun Pendidikan Indonesia lebih Berbudaya STAIN Tulungagung Tulungagung
235 Jantan Putra Bangsa Menemukan Kembali Nasionalisme Melalui Facebook Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
236 Januario Gonzaga JADIKAN PERBEDAAN SEBAGAI SEBUAH KEKAYAAN UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDIRA Kupang
237 Johan Santoso Nasionalisme Sebagai Gizi Negara Universitas Wahid Hasyim Semarang Semarang
238 johan Santoso Setiawan TELEVISI OH TELEVISI WHAT ARE YOU DOING? UNIVERSITAS WAHID HASYIM SEMARANG Semarang
239 Johan Wahyudhi Mazhab Cinta: Menerima Keragaman, Menggagas Persatuan Depok
240 JOHANNES ANTONIUS TNOMEL KEPEMIMPINAN BERBASIS IDEOLOGY UNIVERSITAS WIDYA MANDIRA Kupang
241 Juliana Fisaini Peran Pemuda Dalam Membangkitkan Nasionalisme Melalui Kebudayaan Daerah Universitas Syiah Kuala Banda Aceh Banda Aceh
242 Junaedy Aries Wijaya Dari Majapahit sampai Reformasi: Mengenali dan Menjaga DNA Merah-Putih Pemuda Indonesia Universitas Pelita Harapan Tangerang Tangerang
243 Junaidi Abdul Munif Ekonomi Kreatif, Ekonomi Kepemudaan Universitas Wahid hasyim Semarang Semarang
244 Junita Nurwati Ekonomi Kreatif sebagai Pergeseran Pemikiran Orientasi Pemikiran di Masa Depan Universitas Indonesia Jakarta Jakarta
245 Kahar Winarte Koperasi Sebagai Wadah Ekonomi Kreatif dalam Membangkitkan Perekonomian Rakyat Institut Pertanian Bogor Bogor
246 Kamil Alfi Arifin LAWAKAN NASIONALISME: SUATU KEJAHATAN ROMANTIK Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
247 Khoirul Anam Indonesiaku Surga Dunia STAIN Tulungagung JATIM Tulungagung
248 Khoirul Umam Memperkokoh Nasionalisme dengan Melahirkan Negarawan Muda Universitas Muhammadiyah Malang Malang
249 Komang Agus Wira Nugraha Subsektor Riset Bidang Kedokteran, Wahana Revolusioner untuk Mengisi Relung Nasionalisme Universitas Udayana Denpasar Bali
250 Krismansyah Kaum Muda dan Semangat Berwiraswasta Akademi Pimpinan Perusahaan Jakarta Jakarta
251 Kristiyono CUKUPKAH PARPOL MELAHIRKAN PEMIMPIN BAGI INDONESIA Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Yogyakarta
252 Kristy Septin Barasa kepemimpinan Mahasiswa di Mata Masyarakat Kecil Kota & Desa Universitas Gunadarma, Depok Depok
253 Kriswanto Setiadi Dilema Bangsa Indonesia Universitas Atma Jaya Yogyakarta Yogyakarta
254 Kurrataa’yun Jejak Lampau Artefak Budaya Indonesia dalam Pengikisan Nasionalisme Bangsa Institut Pertanian Bogor Bogor
255 Kusmadi PANCASILA DAN NASIONALISME HARUS SELALU ADA DALAM SETIAP HELAI NAPAS ANAK BANGSA Politeknik Kesehatan Depkes Bandung Bandung
256 Laelie NASIONALISME EKONOMI MELALUI INDUSTRI KREATIF Universitas Indonesia Jakarta Jakarta
257 Leli Damayanti RAPUHNYA BUDAYA RAMAH DI INDONESIA STIE Pandu Madania Bogor Bogor
258 Lenny Rosanawati Mustakini Organisasi Nirlaba Sosial Budaya dengan Konsep Pemasaran dari dan oleh Orang Muda untuk Indonesia Universitas Atma Jaya Yogyakarta Yogyakarta
259 Lidyar Indhira Putri Penyelesaian konflik berwawasan kearifan lokal di Indonesia Universitas Indonesia Jakarta
260 Linda Nasionalisme EKonomi Universitas Indonesia Jakarta
261 Linggar Ratih Ayu Indonesia dalam Cetakan dengan Sebuah Pandangan Tentangnya Universitas Brawijaya Malang Malang
262 Linggar Ratih Ayu Saat Saya Mencari Indonesia Universitas Brawijaya Malang Malang
263 Liza Sri Sekarwati Nasionalisme di Mata Saya
264 Liza sri sekarwati Nasionalisme di Mata Saya
265 lolu Diana Harahap NASIONALISME DI MATA SAYA
266 Luhut Gurning Kerjakan Tugas Kita Sekarang Universitas Indonesia Jakarta Jakarta
267 Luluk Aulianisa Katakanlah ; Aku Bangga Berbahasa Indonesia ! Universitas Indonesia Jakarta
268 M Rinci Taqwa Nasionalisme, Keragaman Beragama, dan Keterkaitannya Universitas Islam Blitar Blitar
269 M Syukri Fuad Negeriku di Ufuk Timur Institut Pertanian Bogor Bogor
270 M. Abd. Hakim Mahasiswa baru: Calon Pemimpin Bangsa, bukan Objek Penjajahan Universitas Sumatera Utara Medan
271 M. Ghufron Mustaqim Tukijo, Tommy, dan Pemuda Seharusnya Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Yogyakarta
272 M. Ika Bayu Adji Indonesia Hari ke Hari Universitas Muhammadiyah Purwokerto Purwokerto
273 M. Khamim Nasionalisme Budaya Universitas Darul Umum Jombang Jombang
274 M. Khotib At-Tamamy ANDAKAH PEMIMPIN ITU ? IAIN Walisongo Semarang
275 M. Yusuf Habibie Indonesia 2045 Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
276 M.Zainudin Mengobati Nasionalisme Negara yang Luntur Universitas Brawijaya Malang Malang
277 M.Zainudin Mengobati Nasionalisme Negara yang Luntur Universitas Brawijaya Malang Malang
278 Made Handijaya Dewantara Dwi Bahasa Pariwisata untuk Nasionalisme Indonesia Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali Denpasar Bali
279 Maldalias Kami Bangga Sebagai Bangsa Indonesia Universitas Gunadarma, Depok Depok
280 Mambaunnisa Rekonstruksi Semangat Nasionalisme Dengan Budi Daya Pohon Jarak Universitas Islam Negeri Jakarta Jakarta
281 Marco Bona Tua MENASIONALISMEKAN  KEMBALI NILAI-NILAI PANCASILA YANG TELAH PUDAR PAD SELURUH ASPEK KEHIDUPAN Institut Pertanian Bogor Bogor
282 Marsha Violita Putriadhi Budaya Nasionalisme di Indonesia Universitas al-Azhar Indonesia, Jakarta Jakarta
283 Marsya Sinarani Agar Kita Bisa Berucap Bangga Terhadap Indonesia Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Yogyakarta
284 martina hardianti Indonesia yang Mandiri Politeknik Negeri Bandung Bandung
285 Maulana Sofyan PERAN PEMUDA DALAM KEPEMIMPINAN MASA DEPAN Universitas Indonesia Jakarta
286 Maya Lestari Mendaur Ulang Nasionalisme Kita Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bekasi Bekasi
287 Meidella Syahni Kreatifitas Ekonomi, Rasionalisasi Nasionalime Universitas Negeri Padang Padang
288 Meilya Nurokhmah Budaya Sebuah Monomer Nasionalisme UIN Sunan Gunung Djati Bandung Bandung
289 Meirihna Dian Safitri Globalisasi, Nasionalisme dan Ekonomi Kreatif??? Jakarta
290 Michaelino Mervisiano Revitalisasi Kepemimpinan Nasional Universitas Indonesia Jakarta Jakarta
291 Michaelino Mervisiano Revitalisasi Kepemimpinan Nasional
292 Miftahul A’la Nasionalisme Menurut Saya: Mampu Melakukan Perubahan Untuk Kemajuan Bangsa-Bangsa Universitas Islam Negeri Yogyakarta Yogyakarta
293 Miftahul Arzak Merubah Wajah Pemimpin Munafik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Yogyakarta
294 Miftakhurohmah Mahasiswa, Kompetensi dan Globalisasi Institut Pertanian Bogor Bogor
295 Mira Febriana Saat Generasi Muda Dipertanyakan Sekolah Tinggi Ilmu Statistik Jakarta Jakarta
296 Misranto BANGSA INI LAKSANA WAYANG WONG STAIN Salatiga Salatiga
297 Moch. Faizal Men(T)imurkan Kembali Indonesia Universitas Sebelas Maret Surakarta Solo
298 Moh. Awwabin CLEAN GOVERNANCE CERMIN RASA NASIONALISME STAIN Pekalongan Pekalongan
299 Moh. Darus Salam Peran Ekonomi Kreatif Dalam Pengentasan Kemiskinan, Pengangguran dan Kesenjangan Ekonomi di Indonesia Universitas Paramadina Jakarta Jakarta
300 Moh. Fathoni Ngerasani Nasionalisme di Bumi Blambangan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Yogyakarta
301 Mohammad Nashiruddin MENUJU PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF STIE INDONESIA Jakarta
302 Mohammad Rifqy Nasionalisme dan Sosial Budayanya
303 Muh. Zainul Arifin KEBANGGAAN MENGGUNAKAN PRODUK LUAR NEGERI Universitas Sriwijaya Palembang Palembang
304 Muhamad Mukhlas Putri Indonesia atau Malu Indonesia Universitas Jember Jember
305 Muhamad Taufik Hariyadi MEMBUMIKAN KEMBALI NASIONALISME BANGSA MELALUI BUDAYA Politeknik Negeri Jember Jember
306 Muhammad Abdul Aziz Indonesia Menuju Ekonomi Masa Depan dengan Ekonomi Kreatif Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten Banten
307 Muhammad Akbar Wijaya MEMBANGUN NASIONALISME BERWAWASAN LINGKUNGAN Universitas Diponegoro Semarang Semarang
308 Muhammad Fakhryrozi Karakter Pemimpin Nasional Masa Depan Menghadapi Tantangan Global Universitas Padjadjaran Bandung Bandung
309 Muhammad Firdaus Kampung Pelangi IAIN Ar-Raniry Banda Aceh Banda Aceh
310 Muhammad Iqbal Harahap Sejarah Pemimpin dan Pemuda Bangsa ini
311 Muhammad Irfan Menuju Masyarakat Madani dengan Budaya Organisasi dan Pendidikan Universitas Islam Negeri Yogyakarta Yogyakarta
312 Muhammad Nadhir Nasionalisme di Mata Saya Santri Dayah MUDI MESRA Banda Aceh
313 Muhammad Reza Ramadhan Pemuda : Agen Perubah Indonesia Untuk Menjadi Lebih Baik STAN Jakarta Jakarta
314 Muhammad Rizal Fikry Jiwa Muda Pencipta Pemikiran Kreatif
315 Muhammad Yanuar Ari Menanti sistem Baru Wadah Pencetak Generasi Bangsa Dengan Reformasi Fikiran
316 Muhlis Politik dan Nasionalisme Indonesia STMIK Handayani Makassar Makassar
317 Nadhif Faizun Refleksi Perjalanan Demokrasi Indonesia: Mencari Sosok Presiden Ideal Universitas Gajah Mada Yogyakarta Yogyakarta
318 Nadia Putri Kaum Muda Sebagai Bingkai Harapan Bangsa IAIN Ar-Raniry Banda Aceh Banda Aceh
319 Nila Martien MENJADI MANUSIA SEUTUHNYA STKIP PGRI BLITAR Blitar
320 Nilhakim Nasionalisme di Mata saya UIN Sunan Gunung Djati Bandung Bandung
321 Nono Guntoro Membangun Indonesia Baru dengan Budaya “ewuh” Berbuat Korupsi IKIP PGRI Semarang Semarang
322 Nova Kurniawan Ekonomi Kreatif ala Ekonomi Rakyat Kecil Universitas Gajah Mada Yogyakarta Yogyakarta
323 Noveri Maulana Kebangkitan Budaya Nasional di kalangan Generasi Muda Universitas Padjadjaran Bandung Bandung
324 Novia Arlista Wati Nasionalisme Kita Baru Sekedar Kata Universitas Negeri Jember Jember
325 Noviandri Nurlaili K DAMN ! I Love Indonesia ! Universitas Indonesia Jakarta Jakarta
326 Nur`aini Fikri OH… INDONESIAKU. AKU BANGGA MENJADI BAGIAN DIRIMU!!! STKIP Hamzanwadi Selong Lombok Timur
327 Nur`aini Fikri Kemepemimpinan Yang Kuat Dan Amanah Dalam Mengurusi Umat Dengan Akidah Islam Dan Syari’ah STKIP Hamzanwadi Selong Lombok Timur
328 Nura Eky Vikawati JIWA KEPEMIMPINAN UNTUK MELAYANI SAMA SEPERTI MENANAM PADI Universitas Diponegoro Semarang
329 Nurjanah Membangun Sosok Pemimpin Bagaikan Membangun Rumah Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Yogyakarta
330 Nurul Iman Suansa MENANGKAL 5D DENGAN KONSEP 3R Institut Pertanian Bogor Bogor
331 Nurul Iman Suansa YANG MUDA YANG BERKARYA Institut Pertanian Bogor Bogor
332 Nuryani Akan Kau Bawa Kemanakah Indonesia Ini Wahai Anak Negeri? AMIK PGRI Kebumen Kebumen
333 Oka Mahendra Saputra Membagun Modal Bangsa yang Hilang Institut Teknologi Bandung Bandung
334 Oktaviana Dian Permatasari Masa Depan Negara Ada di Tangan Kita Generasi Muda Indonesia
335 Pandu Utama Manggala Memaknai Arti Kepemimpinan Generasi Muda Universitas Indonesia Jakarta Jakarta
336 Patricia Girsang Nasionalisme; Tunjukkan Pelitamu, Pancarkan Citra Bangsa Universitas Indonesia Jakarta Jakarta
337 Pinkan Pranawesti Sanger Nasionalisme Ikan Asin di Depan Bangku Bioskop XXI UPI YAI Jakarta Jakarta
338 Pradipta Dirgantara Introspeksi Mahasiswa Biasa: Tidak ada Nasionalisme dalam Bis Damri Kami Universitas Padjadjaran Bandung
339 Purnawan Andra Puspawarna dan Percakapan Besar Kebudayaan ISI Surakarta Solo
340 Purnawan Andra OPERA JAWA KARYA GARIN NUGROHO: FILM SEBAGAI SEBUAH ALTERNATIF LOGIKA PEMBANGUNAN BANGSA ISI Surakarta Solo
341 Purnawan Andra Pemanfaatan Industri Ekonomi Kreatif ISI Surakarta Solo
342 Puspa Setia Pratiwi Membangun Kebanggaan Generasi Muda Indonesia Terhadap Kebudayaan Bangsa Melalui Indonesian Youth Host Program Universitas Indonesia Jakarta Jakarta
343 Puspi Eko Wiranthi Transformasi Pola Pengembangan Kelembagaan Mahasiswa dalam Upaya Menghasilkan Pemimpin Berkarakter Institut Pertanian Bogor Bogor
344 Putri Abdi Bukan Hanya Ilmu Tapi Juga Rasa Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya Surabaya
345 Putri Awati Ningsih Pemimpin Masa Depan Indonesia STIKES Harapan Ibu Jambi Jambi
346 Putria Febriana Lunturnya Nasionalisme, Suburkan Terorisme Bandung
347 Putro Setyo Negoro Budayaku, Identitas Bangsaku Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
348 Putu Gargita Konsep Hukum Tawan Karang sebagai Antisipasi Eksploitasi dari Pihak Asing Universitas Airlangga Surabaya
349 R. Dita Meisya Farhah Apakah Anda Siap Memimpin ? Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung Bandung
350 Raflie Yushan Rumain PEMUDA “CHANGE AGENT” INDONESIA INSTITUT PERTANIAN BOGOR Bogor
351 Ragil Romly Mencetak Pemimpin melalui Pers Universitas Padjadjaran Bandung
352 Ragil Romly Tabung Universitas Padjadjaran Bandung Bandung
353 Randy Hazemi Membangun Semangat Nasionalisme diatas Perbedaan Institut Pertanian Bogor Bogor
354 Rasih Refleksi Budaya dalam Jati Diri Bangsa: Menjadi Indonesia Seutuhnya Universitas Indonesia Jakarta Jakarta
355 Reza Praditya Yudha REFLEKSI NASIONALISME “CINTA LAURA” DAN BEASISWA PENDIDIKAN LUAR NEGERI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG Malang
356 Reza Taofik Imunisasi Budaya Bangsa: Melalui Pengembangan Kampung Wisata Budaya Universitas Negeri Jakarta Jakarta
357 Rezza Aji Pratama Nasionalisme Ditengah Kepungan Islam Radikal UIN Syarif HIdayatullah Jakarta Jakarta
358 Rheza Ardiansyah Nasionalisme Sebagai Solusi Institut Pertanian Bogor Bogor
359 Ria Casmi Arrsa Organisasi sebagai Bentuk Refleksi Kawah Candradimuka Bagi Generasi Muda dalam Menumbuhkan Menapaki Kepemimpinan Bangsa Universitas Brawijaya Malang Malang
360 Ria Casmi Arrsa TOKOH PANDAWA DALAM KONTEKS SENI DAN PESAN MORAL DALAM MEMBANGUN NASIONALISME KEPEMIMPINAN BANGSA Universitas Brawijaya Malang Malang
361 Ria Casmi Arrsa MENUMBUKAN BUDAYA MEMBACA SEBUAH SOLUSI MENGEMBANGKAN KHASANAH INTELEKTUAL MASYARAKAT Universitas Brawijaya Malang Malang
362 Ria Casmi Arrsa Revitalisasi Spirit Kemerdekaan Menuju Masyarakat Madani Universitas Brawijaya Malang Malang
363 Ria Casmi Arrsa Nasionalisme Inklusif di Tengah Masyarakat Pluralis Universitas Brawijaya Malang Malang
364 Riansa Panji Prayoga IKM AGRO (Produk AGRO) “pengusaha Kecil nan Tangguh Wilayah Jawa Barat Universitas Padjadjaran Bandung
365 Rico Lionardi Nasionalisme di Mata Saya Universitas Mercubuana Jakarta Jakarta
366 Ridha Perwira Menjadi Indonesia Yogyakarta
367 Ridwan Wicaksono Tiang Jembatan Negeri Impian Tergerogoti Universitas Gajah Mada Yogyakarta Yogyakarta
368 Rifki Ilmayanto Kearifan Lokal Masyarakat Pesaren dalam Tekanan Pertambangan Timah Universitas Gajah Mada Yogyakarta Yogyakarta
369 Rifky Faris Aviyanto Kesadaran Berbangsa dan Bernegara: Individu sebagai Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia Sekaligus sebagai Warga Dunia Institut Kesenian Jakarta Jakarta
370 Rima Nusantriani Banurea Sambutlah Perbedaan Seperti Anak Kecil Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
371 Riswandi Lim Garuda yang Naik terbang lebih tinggi
372 Rita Riata Maju Bangsaku Maju Indonesiaku Universitas Gajah Mada Yogyakarta Yogyakarta
373 Rita Riata Indonesia Milik Kita Bersama Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Yogyakarta
374 Rizky Dwi Rahmawan Tahu, Berani dan Optimis Bisa Institut Pertanian Bogor Bogor
375 Rizky Febriana Universitas Gajah Mada Yogyakarta Yogyakarta
376 RM Joko P Mulyadi Nasionalisme di Mata saya, Bahasa: Identitas Bangsa Universitas Islam Negeri Jakarta Jakarta
377 ROBBY JANNATAN KAWAN, ENGKAU MENGGIGAU Universitas Andalas Padang Padang
378 Roby Abdillah Kibarkan Semangat Nasionalisme, Wahai Kaum Muda Politeknik Negeri Jakarta Jakarta
379 Rocki Fitra Yaldi Sepiring Sawah Universitas Negeri Padang Padang
380 Rokhmat Wahyuanto Pemuda, Generasi Pengawal Ekonomi Kreatif Indonesia Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
381 Rommy Kharisma Karindon. Mari Kita Tunjukkan kepada Dunia Jiwa Kepemimpinan Orang Indonesia Universitas Jenderak Soedirman Purwokerto, JATENG Purwokerto
382 Rona NASIONALISME DILIHAT DARI ASPEK PENDIDIKAN, BUDAYA, EKONOMI, KEPEMIMPINAN, DAN SOSIAL Institut Pertanian Bogor Bogor
383 RUDI FARJANI Uang
384 RUDI FARJANI KOMPOR GAS (BERKAH ATAU MUSIBAH)
385 Rudi Ramdani Harga Siswa Rejeki Cina STIMIK Pranata Indonesia Bekasi
386 Rudi Ramdani HARGA SISWA REJEKI CINA STMIK pranata Indonesia Bekasi
387 Rully Febrian Menjadi Indonesia Jakarta
388 S. R. Hafiyah Yahya Elegi Pendidikan Indonesia dan Gerakan Pemuda Universitas Indonesia Jakarta Jakarta
389 Saeful Arif Upaya Generasi Muda Dalam Memperingati Kebangkitan Nasional Universitas Paramadina Jakarta Jakarta
390 Sahrizal Pahlawi JATI DIRI YANG HILANG
391 Saiful Rizal MENCARI PEMIMPIN YANG SUCI Universitas Wahid Hasyim Semarang Semarang
392 Salamet Wahedi MERAJUT NASIONALISME RUMPUT YANG BERGOYANG Unesa Surabaya
393 Samsul Bahri Membudayakan Budaya Nasionalisme Untuk Mengembalikan Identitas dan Jati Diri Bangsa Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Surabaya
394 Samsul Bahri Pendidikan Sebagai Jalan Membentuk Pemimpin Muda Yang Ideal Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Surabaya
395 Samuel Zulkhifly Meninjau Ulang Peran Pemerintah : Studi Kasus pada Daerah Kota dan Kabupaten Bandung Institut Teknologi Bandung Bandung
396 Sandhora Inda Dewi Bangga Menjadi Anak Indonesia STIKI Malang Malang
397 Sandro Unedo Hutasoit Indonesia, Land Of Culture Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
398 Sapta Rini Nasionalisme di Mata Saya STIKES An-Nur Purwodadi Purwodadi
399 Sari Oktavia NASIONALISME,TAK SEKADAR BERBICARA, TAPI TINDAKAN NYATA Universitas Indonesia Jakarta
400 Sari Rachmatika Kita Berbeda : Saya Orang Kota, Kamu Orang Desa
401 Sarimin Embisa Menyatukan Perbedaan dan Membedakan Persatuan Stikes Surya Global Yogyakarta Yogyakarta
402 Sarinah Nasionalisme dan Pendidikan Alternatif Universitas Tadulako Palu
403 Sarwanto Revitalisasi Peran Kampus dalam Melestarikan Kesenian dan Kebudayaan Indonesia Institut Pertanian Bogor Bogor
404 Senja Hary Christover Pemuda Bukan Generasi Penerus Tapi Generasi Perubah Universitas Padjadjaran Bandung
405 Septa Azhari Diam Tertindas, Bangkit Melawan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Yogyakarta
406 Septian Darma Putra Terabaikannya Budaya Dimata Bangsa Ku, Indonesia !!! Medan
407 Septian Nur Karomatun Nisa Cintaku, Cinta Kami, Indonesia Universitas Negeri Malang Malang
408 Shinta arDjahrie Kepada Para Jobseeker Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Purwokerto
409 Shinta arDjahrie Aku Berkarya Maka Aku Ada (Aku Untuk Negeriku Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Purwokerto
410 Shinta arDjahrie Pengetahuan Tradisional Sebagai Aset Intelektual Bangsa Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Purwokerto
411 Sigit Dwi Cahyono MENCARI PEMIMPIN BANGSA YANG MEMBERI KETELADANAN Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
412 Sinta Haryani Budaya “Semata Wayang” STIE SBI Yogyakarta Yogyakarta
413 Sischa Maulana Selami Jati Diri Pemuda demi Kehidupan Bangsa yang Lebih Baik Universitas Indonesia Jakarta Jakarta
414 Siti Maryam Purwoningrum Memaksimalkan Potensi Bahasa Indonesia Universitas Diponegoro Semarang Semarang
415 Siti Sofiah Hasibuan Menyelamatkan Kepimpinan Bangsa Sejak Saat ini Institut Kesenian Jakarta Jakarta
416 Sofi A. Anisah Tanamkan Untuk Menghargai Proses Sejak Dini
417 Sofiatun Tjakraningrat Atlantis Dusun Indonesia Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Yogyakarta
418 SRI HASTUTI BUDAYA BINGKAI KEHIDUPAN BERBANGSA UNIVERSITAS SEBELAS MARET Solo
419 Sri hindriyastuti KERINDUAN PADA SEBUNGKUS NASI PECEL Semarang
420 Sri Wahyuliani Menumbuhkan Kembali Semangat Nasionalisme Universitas Pendidikan Indonesia Bandung
421 Stanley Kepemimpinan
422 Subiyanto Jiwa Nasionalisme Masyarakat Indonesia Saat Ini Sudah Semakin Pudar Institut Pertanian Bogor Bogor
423 Suci Mifta Nailufar Nasionalisme STIE Muhammadiyah Pekalongan Pekalongan
424 Sudarno Rapuhnya Nasionalisme Kita Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Malang
425 Sugeng Sutrisna Kabar Kibar Merah Putih Universitas Negeri Jakarta Jakarta
426 Surianta Arti Dari Sebuah Nasionalisme Institut Pertanian Bogor Bogor
427 Surya Nuriansyah LANGKAH PEMUDA DALAM MEWUJUDKAN MASYARAKAT MENCAPAI KESEJAHTERAAN YANG LEBIH BAIK Politeknik Negeri Pontianak Pontianak
428 SYAHMANDA PRAMANTA DIAS ANALISA BUDAYA DAN NASIONALISME DALAM KACA MATA ANAK MUDA Universitas Airlangga Surabaya
429 Syaiful Amri Saragih Pemimpin Alternatif sebagai Agen Penggerak Bangkitnya Nasionalisme Modern Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Yogyakarta
430 Syaiful Anam Saya adalah Indonesia, dan Indonesia adalah Saya! Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Yogyakarta
431 Syailendra Persada Nasionalisme di Mata Saya: Di Pandang Dari Perspektif Kebudayaan Universitas Diponegoro Semarang Semarang
432 Taher Batubara Membangun dan Menumbuhkan Kembali Budaya Indonesia Yang Berbudi Universitas Indonesia Jakarta Jakarta
433 Taruna Rastra Sakti NASIONALISME INDONESIA DAN TANTANGANNYA Universitas Padjadjaran Bandung
434 Taubing Des Marlianto KEBERAGAMAN BUDAYA di RUMAHKU YANG BARU Institut Pertanian Bogor Bogor
435 Taubing Des Marlianto SEMANGAT SUMPAH PEMUDA di ERA REFORMASI Institut Pertanian Bogor Bogor
436 Teger Ivo Bangun Ekonomi Kreatif, Wujud Cinta Tanah Air Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
437 Tendika Sukmaningtyas R Agar Cintaku Bersemi Indah pada Merah Putihku Universitas Negeri Surabaya Surabaya
438 Tengku Andyka Menggagas Kemandirian Ekonomi Berbasis Komunitas Upaya Mewujudkan Nasionalisme Universitas Negeri Jakarta Jakarta
439 Thea Catleya Agnita NASIONALISME SEBAGAI PERSPEKTIF BUDAYA Institut Pertanian Bogor Bogor
440 Thomas Bea Dwi Anggono Menggagas Pendidikan Multikultural di Indonesia Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Yogyakarta
441 Thomas Bea Dwi Anggono Membangun Kesatuan Bangsa dalam Masyarakat Multikultural Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Yogyakarta
442 Tiara Elgifienda Ekonomi Kreatif dan Mandiri Bersama Koperasi Mahasiswa Universitas Gajah Mada Yogyakarta Yogyakarta
443 Todo Pangeran Parulian Hutagalung Ekonomi Kreatif Berbasis Kebudayaan Indonesia Melalui UKM Institut Teknologi Bandung Bandung
444 Tri Hanifawati MEMBANGUN SEMANGAT NASIONALISME DAN KEPEMIMPINAN PEMUDA BERBASIS KPK DAN RELIGIUS UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Yogyakarta
445 TRI WIDIASTUTI PEMIMPIN HARAPAN SEKOLAH TINGGI AGA ISLAM NEGERI SURAKARTA Solo
446 Tulus Imaro TKI : Sekedar Penghargaan Simbolis Sebuah Nasionalisme Institut Teknologi Bandung Bandung
447 Uhanto MEMAHAMI KONTEKS NASIONALISME UNTUK MEMILIH MENJADI PAHLAWAN DI ERA MODERN Universitas Udayana Denpasar Bali
448 Uli Febriarni Bahasa Indonesia Riwayatmu Kini Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Yogyakarta
449 Ummi Istiqomah Kita. Butuh. Indonesia Akademi Pimpinan Perusahaan Departemen Perindustrian RI Jakarta
450 Untung Jefry Manullang Menggali Gagasan Kepemimpinan dan Nasionalisme di Kalangan Muda Indonesia STAN Jakarta Jakarta
451 Verdy Prasetio Pemilu Jujur, Pemimpinpun Jujur Universitas Surabaya Surabaya
452 Verena Lubis Perdamaian yang Hakiki Jakarta
453 Vicky suci cahyadi Budaya
454 Vonny Trisna Primayuda Budayaku, Semangat Nasionalismeku Universitas Brawijaya Malang Malang
455 Wandi Wahyudi Pemberdayaan Pengangguran Remaja Karang Taruna di Wilayah Kelurahan Cipedak Jakarta Selatan Melalui Pembentukan Usaha Kecil Universitas Indonesia Jakarta
456 Wijen Pontus S. S. S Dekonstruksi Nasionalisme Ekonomi Retorika Institut Teknologi Bandung Bandung
457 Wildan Perbaikan Kebudayaan Yang Di Buruk Indonesia InstituteTeknologi Surabaya Surabaya
458 Wildan Pemuda, Pemimpin Masa Depan InstituteTeknologi Surabaya Surabaya
459 Wildan Narkoba, Musuh Kita Bersama InstituteTeknologi Surabaya Surabaya
460 Wina Ratnaningsih Nasionalisme Nyawa Bangsaku
461 Winda mayang Sari Menjadi Pemuda Indonesia Institut Pertanian Bogor Bogor
462 Winny Laura Christina Esok Yang Lebih Baik Universitas Indonesia Jakarta Jakarta
463 Wisnu Prasetya Utomo Memberdayakan Masyarakat, Menyiapkan Diri Sebagai Pemimpin Universitas Gajah Mada Yogyakarta Yogyakarta
464 Yadi Cahyadi Bahan Bakar Menjadi Indonesia Universitas Negeri Malang Malang
465 Yadi Cahyadi Nasionalisme di Pelupuk Mata Universitas Negeri Malang Malang
466 Yaneke N Rahaningmas Bhineka Tunggal Ika, Bukan Gado-Gado Yang menjadi Sampah Universitas Narotama Surabaya Surabaya
467 Yanuar Aris Budiarto Membagun Kabinet Hipnotis Universitas Wahid Hasyim Semarang Semarang
468 Yelsi Khairani Komunikasi yang Baik Antara Dokter dan Pasien: Solusi untuk Mengembalikan Kepercayaan Masyarakat terhadap Dokter Indonesia Universitas Indonesia Jakarta
469 Yeni Sriwahyuni Tumbuhnya Budaya Indonesia: Melalui “Quick Reading” dan “Creative Writing” Universitas Nasional PASIM – Bandung Bandung
470 Yenny Fu Menjadi Indonesia Trisakti, School of Management Jakarta Jakarta
471 Yoga Prasetya Korupsi Budaya Nasional Indonesia Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga
472 Yogi Akbar Ermansyah Menegakkan Identitas Bangsa di Era Globalisasi Institut Pertanian Bogor Bogor
473 Yudi Kurniawan Nasionalisme Mahasiswa Rantau: Mengikis Hedonisme Melalui Kepekaan Sosial terhadap Ruang Publik Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Yogyakarta
474 Yuja Azlisunianto Krisis Nasionalisme Universitas Maritim Raja Ali Haji Kepulauan Riau Riau
475 Yuli Zarnita NASIONALISME DI MATA SAYA Universitas Negeri Padang Padang
476 Yulian Anindito Mencari Dasar Filosofi Budaya Bangsa Sebagai Titik Tolak Membangkitkan Nasionalisme Ofensif Universitas Gajah Mada Yogyakarta Yogyakarta
477 Yulius Tandyanto Menakar (Lagi) Identitas Bangsa Universitas Padjadjaran Bandung
478 Zakki Amali Pengajian Nasionalisme : Ikhtiyar Mengemas Pengajian “Rasa” Indonesia STAIN Kudus Kudus
479 Zulfikar Persatuan Terhalang oleh Bangsa Sendiri Universitas Lambung Mangkurat, KALSEL Banjarmasin
480 Mewujudkan Kepemimpinan Kaum muda yang nasionalis
481 KPK: Kompeten, Profesional dan Kontributif, Nasionalisme Ala Mahasiswa
482 REVITALISASI BAHARI WUJUD NASIONALISME

daftar diatas telah diurutkan berdasarkan nama peserta, bagi yang datanya belum lengkap kami mohon untuk mengkonfirmasi ulang data nama, perguruan tinggi, dan kota. konfirmasi dapat dilakukan melalui email atau melalui form komentar dibawah.

Untuk peserta yang telah mengirimkan email namum belum tercantum dalam daftar diatas, dimohon untuk bersabar dan menunggu update daftar peserta yang akan kami update kembali secepatnya. mohon maaf atas ketidaknyamanan ini

This entry was filed under Info Kompetisi Esai. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.

66 Responses to “Daftar Peserta Kompetisi Esai 2009 per-tanggal 30 september 2009 15:30 WIB”

  1. PANJI

    mekom, numpang nanya nech…. email essay saya kan tadi siang dah kekirim??? tapi kok lom masuk daftar ya????

  2. DEDI

    Slmt mlm…panitia.Kok esai aku yang kedua tdk di posting??/
    Judulnya: NASIONALISME ANTIK. Tolong dong!!!! Dedi Palamea, Universitas Negeri Manado. Thx

  3. nila martien

    Saya tunggu informasi pemenangnya ya?

  4. m. Fahrozi

    assalamualaikum
    Esay saya belum di Posting
    judulnya Untukmu Indonesia
    dari M.fahrozi
    Universitas Jambi

  5. septian

    maaf, kalau sudah kirim naskah lewat email apa juga harus kirim naskah lewat pos? bagaimana kalau kirimnya lewat tenggat waktu? karena saya baru tahu lewat komentar ada yang menyinggung tentang naskah lewat email. terima kasih jawabannya.

  6. fuad insan

    assalamualaikum
    saya sudah mengirim esai pd tgl 29 september,,tetapi belum masuk di daftar peserta,,judul esai saya Nasionalisme Untuk Bangsaku..

  7. Syarif

    bos, tulisan saya juga blm masuk tuh
    atas nama Muhammad Syarif Hidayatullah
    judulnya “membangkitkan nasionalisme melalui industri kreatif”
    makasih

  8. Fisca

    Selamat malam, Admin…

    Esai saya yang berjudul “Orang Muda Nasionalis: Taruk Bagi Bangsa” belum tercantum di daftar peserta. Berkas sudah saya kirim via pos maupun e-mail.
    Mohon perhatiannya.

    Terima kasih…

  9. fajar fitrah

    maaf, asal kota saya bukan yogyakarta tapi di jatinangor-sumedang, karena saya di kampus unpad yg di jatinangor bukan bandung. terimakasih..

  10. achmad humaidy

    duch..aku baru kirim neyyy…dah sampe belum yahh karya esai aku…
    aku kirim 4 buah karya esai
    atas nama achmad humaidy
    perguruan tinggi AKOM BSI Cengkareng
    Kota Jakarta

  11. Muchtar Hanafi

    Judul esai saya
    Nasionalisme : Bukan Hanya Simbol Tanpa Aksi

    Sudah dikirim sejak jam 10 tadi pagi…
    Hardfile juga udah dikirim ke alamat panitia

  12. sugeng Riadi

    Met. Mlm…boss…Essay ku dah masuk belum ya…kq belum diposting…thanks

  13. admin

    kepada seluruh peserta yang namanya belum tercantum kami mohon untuk bersabar apabila sedikit ada keterlambatan pengumuman peserta.

    data yang tercantum diatas memang belum menunjukkan seluruh peserta yang mengikuti kompetisi, dan hingga saat ini kami telah menerima kurang lebih 800 peserta kompetisi.

    proses rekapitulasi dan pendataan peserta masih terus kami lakukan dan kami usahakan untuk segera memberikan data peserta terbaru.

    mohon maaf atas segala ketidaknyamanan ini.

  14. muchtar hanafi

    Judul
    Nasionalisme : Bukan Hanya Simbol Tanpa Aksi

    Udah dikirim jam 10 via email pagi tadi..

    Hardfile telah dikirim juga hari ini..

  15. Bagus Arya Wirapati

    Maaf. Tadi siang saya sudah kirim email dan sudah saya kirim lewat pos kilat. Tp nama saya belum muncul. Mohon konfirmasinya.
    Judul: Sebuah Visi Untuk Memberi

  16. Tedy Wahyudy Pasaribu

    Akhirnya, selesai juga essayku. fuih. sangat menantang.

    saya kirim essay dengan judul;Melepas sikap primordial menuju Indonesia yang Indonesiawi, tepat pukul 22.39 Wib tanggal 30 september 2009. masih diterima kan…

    terimakasih

  17. Tedy Wahyudy Pasaribu

    saya kirim via e-mail essay dengan judul;Melepas sikap primordial menuju Indonesia yang Indonesiawi, tepat pukul 22.39 Wib tanggal 30 september 2009. masih diterima kan…

    terimakasih

  18. aang ananda suherman

    maaf, saya peserta dari pers mahasiswa Universitas Riau, tulisan barusan saya kirim. mohon diikut sertakan dalam kompetisi. mohon dengan sangat… terimakasih TEMPO–Enak Dibaca dan Perlu

  19. Misbach Hakiki

    Yth panitia
    essay saya belum ditampilkan…
    atas nama Misbach Hakiki
    asal Universitas Airlangga Surabaya
    Terima Kasih atas perhatiannya.

    salam,

    Misbach Hakiki

  20. amelia

    Saya batu tahu ada kompetisi essai
    walaupun kurang pengalaman tapi mencoba sepertinya lebih baik
    membuatnya baru sore ini, hasilnya tidak tahu juga
    asalkan sudah mencoba rasanya puas

  21. agnes apryliana

    panitia esai aku mau tanya kenpa nama ku gak terpampang padahal dah aku kirm di alamat yang betul apa yang sudah tercantum itu sudah terseleksi?tolong konfirmasi dong agar jelas

  22. Veri

    Yth..Panitia

    Essai saya belum ditampilkan.
    Nama saya Veri Nurhansyah T. (universitas Indonesia)

    saya mengirim lewat email dan pos sejak tanggal 29 Sept.

    mohon ditindaklanjuti..

    terima kasih..

  23. M. Imam M

    Assalamualaik..
    Mas/Mbak Admin..
    Krn suatu hal,sy br bisa kirim naskah sy tgl 30 via email,yg ingin sy tanyakan jika naskah essay (hardcopy) menyusul bgmn? terlmbat, krn kntor pos d daerah sy baru buka bsok kamis tgl 01/10/2009. Mohon maaf dan Trimaksh

  24. hafiyah

    “ELIAS KIPOTA PETEGE ,Penegakan Keadilan di Papua Membentuk Kemanusian Indonesia.”

    Wah..sy suka ini..
    Hidup Papua!!

    Salam juang dr Jakarta!

  25. sri wahyuliani

    judul tulisan sya kurang lengkap seharusnya ” menumbuhkan kembali semangat nasionalisme di kalangan pemuda”.
    makasi.

  26. Triswininindya angelir

    saya triswinindya angelir dari IPB,, Saya ingin menanyakan apakah tulisan saya sudah masuk atau belum??,,
    saya telah mengirimkan via email dan pos tertanggal 29 september 2009…
    trmksh

  27. yosep abdulhalim w

    slmt pagi,

    maaf esai saya blm tercantum diatas

    judul :
    Memacu pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia melalui penerapan sistem Grameen Bank Bangladesh pada pemberian kredit usaha rakyat (KUR)

    perguruan tinggi :
    Institut Pertanian Bogor

    saya tunggu kabarnya,
    trmksh

  28. endang nuryati

    assalamu’alaikum…
    pak saya atas nama endang nuryati dari STAIN Surakarta sudah mengirim Essay lewat E-a
    mail dan kantor pos, tapi nama saya belum tercantum. mohon ditindak lanjuti,.
    thanks

  29. widya kartika

    assalamu’alaikum
    saya atas nama WIDYA KARTIKA
    asal UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
    saya telah mengirim essay pada tanggal 29 september kemarin melalui email dan pos tetapi nama saya belum dicantumkan,mohon ditindak lanjuti,trimakasih

  30. Tedy Wahyudy Pasaribu

    Terimakasih kepada panitia

    saya akan menunggu update terbaru. agak deg-degan ketika essay saya yang berjudul “Melepas sikap primordial menuju Indonesia yang Indonesiawi” belum masuk kedalam daftar list

    terima kasih.
    Tedy Wahyudy Pasaribu
    Medan-Sumut

  31. haryati harnang

    salam …
    saya Haryati Harnang dari Universitas Hasanuddin Makassar, sedang menunggu update terbaru daftar peserta…karena kemarin saya sudah mengirimkan karya esai saya sebanyak tiga kali. Tapi sampai saat ini nama saya belum terdaftar di atas.
    Terima kasih sebelumnya.

  32. oscar umbu siwa

    Dear Panitian esay 2009

    Tulisan saya atas Nama Oscar Umbu Siwa dengan judul Nasionalisme Semu Indonesia belum masuk ya? Nama saya belum tercantum pada daftar list. Terima kasih…
    Oscar Umbu Siwa, Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga.

  33. Zuhud Rozai

    Nama saya Zuhud Rozai dari UNS Solo,
    Judul esay saya “The Shining Exmple for Nationalism” belum tercantum dalam daftar peserta di atas. Esay saya kirim via email tanggal 30 siang dan via pos juga tanggal 30. Mohon di cek, terimakasih.

  34. Zuhud Rozaki

    Nama saya Zuhud Rozaki, dari UNS Solo.
    Judu Esay saya “The Shining Example for Nationalism” belum tercantum dalam daftar peserta di atas. Esay saya kirim via email tanggal 30 siang dan via pos juga tanggal 30. Mohon di cek, terimakasih.

  35. Inasa K

    Mungkin kurang jeli dalam membaca pengumuman,
    saya kira kita memilih antara mengirim lewat email atau pos (karena tidak ada kata penghubung ‘dan’ dalam poster)…
    baru sadar sekarang kalau juga harus dikirim via pos.

    Itu bagaimana ya nasibnya?

    ~harapan saya, tentu saja, agar esai-nya masih boleh diikututsertakan.

    _terima kasih

  36. muhammad Pical Nasution

    terima kasih kepada panitia. esei saya BAHASA MELAYU SEBAGAI IDENTITAS BANGSA INDONESIA(MEMBENTUK JIWA NASIONALISME LEWAT PELESATARIAN BAHASA MELAYU YANG KIAN MEMUDAR) belum terlihat di daftar. saya nanti informasi terbaru.

  37. idris

    aku kirim tanggal 30. bang admin, dah masuk lom ya?

  38. Muhammad Hadi

    Ass….
    Kepada Panitia Kompetisi Esai Mahasiswa 2009 Yang Terhormat
    Tulisan esai saya belum di muat. Ini saya kirim data diri, universitas dan Kota

    Nama: Muhammad Hadi
    Judul: Mencari Seorang Nasionalisme Sejati
    Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh

    terima kasih
    wasalam

    Muhammad Hadi

  39. Anita Lusiya Dewi

    Askum..

    Esai saya belum masuk hingga hari ini. saya mengirimkan sejak tanggal 29 September 2009. Dengan Judul BADUY SEBAGAI TELADAN SEJATI BAGI INDIVIDU-INDIVIDU PEMBANGUN BANGSA YANG BERNASIONALISME. saya kirim kembali hari ini tanggal 1 Oktober 2009. Semoga diperiksa kembali.
    terima kasih.

    Wass

  40. Sonny Saputra

    Mas,essayku koq blum msk?Jdulnya Perubahan Karakter adalah harapan untuk menuju Perubahan Bangsa.Aq kirim kmrn mlm(30 Sept 2009).Saya Sonny Saputra dr ITS Sby..

  41. aminuddin abdul jabbar

    selamat malam
    baru mendapat kabar dari kawan ternyata nama dan esai belum tercantum dalam daftar. padahal kemarin sudah terkirim…. ya… sekarang cuma bisa menunggu dan berdoa… semoga esai cepat diterima panitia,,,,
    terimakasih panitia..

    aminuddin abdul jabbar
    surakarta
    jateng, Indonesia

  42. widi muryono

    naskah saya sudah saya kirim, sebanyak dua judul via email pada tanggal 30 sseptember. sebanyak dua judul. tpai belum di tampilkan…

  43. tris

    judul :
    ekonomi kreatif sebagai bagian dari kontekstualisasi nasionalisme

    Udah dikirim tgl 29/09/09 sktr jam 09.00

    kok belum ada didaftar ya

    thank

  44. Taufiq

    Assalamu’alaikum… tgl 30 dini hari(tanggal 29 malam) saya telah mengirimkan essay, tapi kok sampe skarang belum masuk daftar..?? (mohon jawabannya) Trima kasih…

  45. Willy Togi

    Dengan Hormat,
    esai saya yang berjudul ” PENGAMALAN PENCASILA DENGAN TINDAKAN NYATA UNTUK INDONESIA” belum ada di daftar,…
    mohon konfirmasinya..
    terima kasih

  46. Ika indah

    Ass..
    Mas,mau beri saran..
    1.agr seluruh tulisan yg dikrm k redaksi diberi penilaian juga.dgn demikian,para peserta dapat mengetahui kemampuan menulis masing-masing.
    2.agr tulisan dr 20 peserta terbaik,mohon dimuat.soalny kompetisi ini kan mengutamakan orisinal dan gagasan yg memberi kontribusi pd masyarakat.Jadi,peserta yg lain dpt membaca,dan k dpnny secara bersama melakukan ide terbaik itu shg dpt diwujudkan tujuan awal diadakanny kompetisi ini.
    3.terimakasih banyak sebelumnya.

  47. Sugeng

    Waduch…ternyata ngirimnya harus via post juga ya…trus yang via email gimana nasibnya bang???? Minta kejelasannya…. bisa di balas sekarang kan????

  48. Hendra EG

    salam hormat. Tulisan saya yang berjudul Nasionalisme kami beda: dari FEM IPB ke Negara belum tercantum. Mohon ditindaklanjuti.. Mkasi

  49. iwan barau

    aduh…. memangnya harus kirim hard copynya jg yach via pos…???
    informasinya ga jelas gitu….

    harapan saya seh yang belum kirim hard copynya bisa diikutsertakan juga….
    walaupun yg dikirim via email…

    bagimana neh panitia??

    oh ia esaiku judulnya
    nasionalisme merah putih
    atas nama awan kurniawan barau
    dari STMIK Kharisma Makassar

  50. iwan barau

    eh salah
    namanya yang benar iwan kurniawan barau
    buan awan kurniawan….
    hehehehe
    sampai salah nulis karena bingung neh…

  51. sabrina

    lho…… karya saya koq belon masuk y????? saya ngirimnya tagl 30 jam 11.30pm. tolong dilakukan pemeriksaan secara teliti y,, smua karya yang masuk….. trimakasih:)

  52. panji polnep

    Cma skdar mw tanya lagi kak…Mpe Rini kok!!! nama & essay saya yang berjudul “di tanganmu ,Indonesiaku” belum terdaftar y…. pdahal saya sudah kirim kduay tgl 30 sept kmren loh??? mhon dilihat lagi yeach…

  53. Pujiati Sari

    Ban9 AdmiN….
    Kapan daftar nama-nama pesertanya di-update kembali?
    Koq hari ini, blum di-update?
    Soalnya, takunya tulisan sy, ternyata tidak terkirim ke alamat Email TEMPO. Bisa jadi karna sesuatu dan lain hal.
    Mohon ditindaklanjuti…
    Terima kasih.

  54. Yuliana Sari

    aslm. mw nx…. essai sy jg belum mncul di dftar psrta, knpa yah? mhon di update sgera. oiya skdar info sy tlh mngrimkn 4 jdul esai sy. Trims…
    syangkan, klu sy ggal krim email.
    a/n YULIANA SARI, dari Universitas Tadulako, Palu (Sulawesi Tengah).
    Sekian dan terima kasih…

  55. taufiq

    Aslamualaikum.. pada tanggal 30 dini hari atau malam tanggal 29 , saya telah mengirimkan naskah essay ke email panitia… dan hardcopy nya juga sudah dikirim cap pos tanggal 29, namun kok belum masuk daftar peserta…? (mohon jawabannya) Thanks

  56. Fuad


    bang admin..

    saya mengirimkan esai saya yang kedua pada tanggal 29 september (29 september cap pos).

    tapi kuk lum ada di list ya?

    judulnya: IDEALISME SEBAGAI PONDASI KEPEMIMPINAN PEMUDA INDONESIA

    Tolong di crosscek ulang ya bang admin..

    Terima kasih

  57. hadjidja tuasalamony

    hmmm maaf seblumnya, kalau boleh tau knp, esai, saya sama namanya, ga ada
    ,SEMANGAT NASIONALISME GENERASI MUDA MALUKU PASCA KONFLIK DAN PENGIBARAN BENDARA RMS DI HADAPAN PRESIDEN SBY padahal sudah di kirim pada tanggal 28. makasih sebelum.

  58. steven Thenu

    punya aku uda masuk belum ya
    aku dr universitas al-amin sorong papua barat

  59. mulaydi syahputra

    assalamulaikum

    nama ku kok belum di post ni

    tanggal 30seotember udah ku kirim emailnya …

    gimana ni?

  60. Nuryani

    yth. panitia
    esai saya yang bjudul Buta Mata dan Hati Untuk Nasionalisme, kenapa blum ada di list ya? mkasih atas perhartiannya.

  61. akifan

    malam admin, esay saya dengan judul vivere pericoloso blm diposting. apakah ada update terbaru lagi? thx. akifan, UGM.

  62. yusro

    panitia yang terhormat
    saya sudah mengirim e-mail dan naskah tapi kok blum masuk daftar ya?
    judulnya:

    CETAK BIRU PEMIMPIN INDONESIA MASA DEPAN

    mohon perhatian dan konfirmasi..terima kasih

  63. hasan

    Saya sudah kirim email n Pos..
    Tapi kok belum tercantum ya??
    Judulnya:

    Nasionalisme Mana Yang Kau Banggakan?

    Mohon bantuannya ya kk panitia

  64. arif saifudin yudistira

    alhamdulilah masuk final,,,,semoga Tuhan memberikan terbaik bagiku dan bangsaku—–

  65. Mufida Inas Aulia

    Ass.

    Panitia yang terhormat.
    Posting essay saya kok belum dipublish ya.
    saya mengirimkannya tanggal 30-09-09, jam 15.57
    Dengan judul : Seragamku bukan jatidiriku .

    Mohon bantuannya. terimakasih .

  66. idhe bagus riyadi

    maav, essay ku kok nda tercantum sampai sekarang???
    mohon diklarifikasi…
    esay dengan judul ”TOPENG NASIONALISME ” DAN ” NASIONALISME KU TERTIUP HEMBUSAN GLOBALISME ”
    terima ksih sebelumnya..

Leave a Reply